Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel_Praktika

Sekolah Terasa Menyenangkan saat Kelas Kosong, Guru Sakit, atau Rapat?

Riset unik ini diadakan sejak tanggal 22 Agustus 2011 hingga 22 Agustus 2013 (Jadi, sudah diadakan selama 2 tahun). Riset ini bertujuan untuk mengetahui pandangan para siswa (Yaa, seperti kita inilah) tentang kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sumber dari riset ini pada umumnya adalah jejaring sosial yang sudah akrab kita dengar yaitu, Twitter. Sekolah pada dasarnya berperan sebagai pengayaan wawasan dan pengetahuan untuk para siswa. Ternyata, bagi sebagian siswa, sekolah tidak difungsikan seperti itu. “Berdasarkan hasil survei, dari 113.000 perbincangan tentang sekolah , perbincangan paling marak yang menyinggung kegiatan belajar-mengaja r. S ecara tersirat , pesan mereka mengesankan aktivitas belajar-mengajar di sekolah tidak menyenangkan .” Jelas Cindy Herlin Marta, seorang analisis Pendidikan Remaja.      Salah satu buktinya adalah tweet pada tanggal 23 Juli 2012  dari akun @salam_jakart a , yaitu : " Di sekolah itu hal yang paling menyena...

Pidato Anti-Mainstream

 Pidato termasuk salah satu tugas di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Di sekolah, umumnya guru-guru menentukan tema pidato yang berkaitan dengan pendidikan, lingkungan, atau IPTEK. Tentu untuk tugas sekolah, kita lebih condong memilih tema Pendidikan. Tapi, pidato yang dibawakan hanya tentang itu-itu saja,alias mainstream , sekedar mengulas perkembangan pendidikan di Indonesia. Hm, bagaimana kalau kita mencoba membuat pidato yang anti-mainstream ??  Berburu Bocoran Soal Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu Pertama-tama marilah kita mengucapkan syukur kepada Allah SWT. karena atas izin-Nya kita dapat berkumpul kembali di kelas kita ini. Pada kesempatan ini, saya ingin membahas trending topic di kalangan para siswa tingkat akhir di setiap jenjang pendidikan. Yaitu, Ujian Nasional. Tetapi, saya bukannya ingin membahas tentang berbagai persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional, melainkan tentang fenomena pemburuan bocoran-bocoran soal Ujian Nasional. ...

Yeah, i'm the loser. Why? Problem?

Masih ingat karakter periang, Yashinta? Nah, usut punya usut, karakter yang akrab dipanggil Yash ini punya dua adik kembar. Hmm...how cute :3 Ah, lebay. Berlebihan. Dua adikYash adalah si kembar Raza-Zara. Raza ini orangnya PeDe dan jahil abis! Beda jauh dengan Zara yang kalem. Nah, suatu hari, Zara mewakili kelasnya dalam lomba akademik. Sayangnya, dia kalah. Kelas mereka diejek oleh lawan-lawannya. Raza yang sekelas dengan Zara mewakili kelas dalam lomba olahraga, dan dia menang. Semua siswa di kelas mereka balas mengejek lawan. Raza mencegah mereka semua, dan Riku, cowok blasteran Indo-Jepang, teman mereka, heran. Dia bertanya, "Za, kita cuma ngebalas ejekan mereka terhadap Zara." "Jangan,lah. Dasar." "Loh? Katanya kamu kembarnya Zara? Kok mau Zara diejek?" "Yee.. bukannya mau dia diejek." "Lah? Apa dong?" "Kalo kalian terus saling mengejek, kapan selesainya?" "Bener katamu,Za." Eh, Zara ikut muncul...

Enjoy for an Everlasting Joy

Sebut saja namanya Yashinta, gadis remaja yang selalu ceria. Ya, selalu ceria, bukannya tampak ceria. Semua orang selalu merasa riang jika disampingnya, tak terkecuali Rahmran, remaja paling dingin diantara ratusan siswa di sekolah menengah. Orang-orang bertanya, bagaimana Yashinta selalu ceria? Padahal siswa di sekolahnya adalah anak-anak yang tidak bergembira. Ketatnya persaingan, serta tekanan yang memaksa mereka selalu sukses membuat senyuman menjadi hal paling tabu yang pernah ada disana. Semua siswa tahu, Yashinta pindahan yang mendapat beasiswa. Selain Yashinta, banyak pula siswa pindahan lain. Mereka awalnya ceria, easy-going, seperti air. Namun sejak "dibekukan" keadaan, mereka berubah menjadi es, seperti siswa lainnya. Rahmran, sahabat dekat Yashinta akhirnya buka mulut. Dia bilang, Yashinta bukanlah "air", hingga dia tidak pernah membeku. Dia bilang, Yashinta itu madu, yang tidak membeku. Apa maksud dari semua itu? Akhirnya Yashinta angka...

Pilah-Pilih Sampah

Akhir-akhir ini pemilahan sampah sedang ramai-ramainya digalakkan. Berbagai cara digunakan untuk menarik minat warga agar mau membuang sampah sesuai jenisnya. Secara garis besar, sampah dibedakan menjadi 2 jenis,yaitu sampah organik dan anorganik. Tapi,bukan itu yang menjadi fokus disini. Ada satu hal yang begitu membingungkan. Hal ini awalnya dikemukakan oleh guruku, saat beliau tengah mengomentari hasil tugas kami. Beliau bertanya, setelah sampah-sampah itu dipilah, kemanakah mereka dibuang? Kami serentak menjawab sesuai dengan apa yang kami tahu. Bak sampah, truk sampah, tempat pembuangan akhir. Dan kami langsung tahu maksud beliau. Ya. Sampah-sampah itu kembali disatukan. Aku jadi ikut-ikutan berpikir. Memang seperti itu,kan? Belum pernah kudengar kabar kalau sampah-sampah anorganik yang sudah dipilah langsung dikumpulkan ke pabrik daur ulang. Mungkin pernah, tapi itu kulihat di TV dan terjadinya di luar negeri. Kalau untuk sampah organik, mereka memang sering dijadikan pupuk. Ta...

Ro,kok?

Jujur saja,ini adalah hal paling membingungkan,deh. Kenapa membingungkan? Gampang kok. Ada 4 hal lucu lho tentang benda mungil ini. Sadar nggak? 1. Iklan       Iklan rokok adalah iklan teraneh yang pernah saya lihat. Kenapa lucu? Gampang. Karena di setiap akhir iklan-iklan rokok pasti ada peringatan : "Merokok dapat menyebabkan kanker,serangan jantung,impotensi,gangguan kehamilan dan janin" Kurang lebih begitu peringatannya. Hei,sejak kapan coba ada iklan seperti itu,yang menampilkan dampak negatif produknya. Apa sejak negara api menyerang? Nah,hal yang lebih lucu dari itu adalah, rakyat Indonesia yang sudah membaca dan mengetahui dampak rokok malah nggak berhenti merokok! Nah,aneh kan? 2. "No Smoking"       Nah,ada lagi cerita lucu tentang rokok. Coba saja lihat. Di sekolah-sekolah pasti digalakkan imbauan "No Smoking" bagi para siswanya. Padahal ya, kebanyakan guru itu merokok. Maaf,ya Pak Guru. Tapi ini kisah nyata,lho. Di tempat-tempat umum...

Ulangan,Yuk!

Mungkin ada beberapa orang yang akan mengatai sok dengan tulisanku ini. Tapi biar saja. Toh, ini fakta, yang mungkin harus dibaca. Di kelasku,musim ulangan sudah dimulai. Maka, frekuensi PR juga meningkat. Tapi sebenarnya PR malah memudahkan kita di ulangan, apalagi ulangan mendadak. Loh kok? Iya. Ini karena PR itu berupa latihan. Kalau kita sudah latihan, pasti kita lebih mudah memahaminya. Asalkan, eh,ada asalkan deh, ya, asalkan kita ngerjainnya sungguh-sungguh dan tidak menganggapnya beban. Santai saja. Oh ya, jangan menumpuk PR. Ini yang membuat PR jadi beban. Mayoritas siswa mengerjakan PR di malam hari, dimana besoknya PR itu harus dikumpulin. Kalo PR-nya kebanyakan, kan bisa dicicil. Pulang sekolah langsung saja buat PRnya. Hm, sepertinya banyak orang yang mulai mengataiku,deh. Biarlah. Anggap saja angin lalu. Lanjut. Terus, kalo guru lagi mengajar diperhatikan. Bagusnya, bikin catatan kecil yang isinya itu, penjelasan guru yang nggak ada di buku. Usahakan mencatat sebanya...

Menjadi Mualaf Karena Fisika

    Namanya Dmitri Polakov,seorang ilmuwan Ukraina menjadi seorang mualaf karena fisika. Dmitri tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang yang dipimpin oleh seorang ahli fisika, Prof. Nicolai Kosinikov.     Mereka melakukan sebuah penelitian terhadap sebuah sampel untuk memepelajari sebuah teori modern tentang rotasi bumi. Sampel itu berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan dan ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.     Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut, akan menimbulkan gaya magnet dan bola tersebut akan berputar pada porosnya. Fenomena ini dinamakan "Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika".     Daya matahari merupakan kekuatan penggerak yang menimbulkan area magnet yang mendorong bumi untuk berotasi. Lalu, gerakan bumi ini dalam hal cepat lambatnya seiring dengan daya intensitas daya matahari. Atas dasar inilah, maka posisi kut...

Sekolah Dambaanku

Aku hanya seorang siswi SMP, tidak lebih. Aku selalu memiliki sekolah dambaan. Pengalaman belajarku masih sangat minim, baru 7 tahun karena aku baru saja masuk SMP.  Aku masuk di salah satu SMP terkenal di kotaku, dan membuatku sadar bagaimana pendidikan di Indonesia, negeriku. Mungkin, sekolah dambaanku ini bukan hanya mengulas angan-anganku tentang sekolah sempurna, tapi juga membandingkannya dengan sekolah-sekolah yang sudah kujalani dan kulihat sekilas di tayangan televisi, juga dari berbagai cerita. Pertama, masalah guru. Bagi kebanyakan siswa sepertiku, guru dibedakan menjadi dua, guru yang baik hati dan guru yang killer. Pikiran pendek siswa untuk mengkategorikan seorang guru dalam kategori ‘baik’ adalah tidak suka marah. Mungkin banyak orang (dewasa) yang tidak setuju dalam hal ini. Tapi, menurut kami, seorang guru harus menjadi sahabat bagi siswanya. Aku selalu berangan, seandainya seluruh guru di sekolah itu menerima masukan dan mengajar dengan menempatkan d...

Indonesia kita

  “Jadi, apa tema laporan kita?”Fitrah menatap ketiga temannya. “Apa ya,…Emang apa sih berita terbaru sekarang ini?” kata Zaki. “Tentang korupsi…Yah,itu urusan presiden deh…” ujar Rehan. “Itu dia!!” celetuk Neila. Ketiga temannya menatapnya heran. “Maksudnya?” tanya Zaki heran. “Kita buat laporan tentang perbedaan Indonesia dulu dan sekarang!” kata Neila semangat. “Referensinya dari mana,Neil?”tanya Rehan. “Aduh,Rehan! Zaman sekarang! Internet! Internet!” Fitrah menjunjung modemnya tinggi. “Ayo mulai.Nyalakan laptopmu,Rah.”pinta Zaki. Neila mengeluarkan laptopnya juga. “Aku nggak punya modem.Jadi aku ngetik aja,ya.”kata Neila. “OK!”seru ketiga temannya semangat. Yuk kita intip laporan mereka!           Indonesia,dulu dan sekarang    Aduh,korupsi menjalar di bumi nusantara tercinta ini! Kenapa sih bisa terjadi korupsi? Yach,sebelum itu kita harus pahami dulu,apa sih korupsi itu? Singkatnya,Korupsi itu berarti mengam...

Global Warming

                            “Waduh,panas banget seeh!” pekik Rani. “Kayaknya matahari biasa aja. Kenapa panas banget? Jangan-jangan udah mau kiamat!” Arif gemetar. “Huss!Jangan sembarangan,Rif!” kata Danu. “Iya,Rif. Memang akhir-akhir ini panas banget.Tapi aku baca,semua ini karena Global Warming.”ujar Sarah. “Ng,Global Warming itu apa?” tanya Rani. “Itu bahasa inggris yang artinya,……Globe Kering!”jawab Arif asal-asalan. “Aduh,Arif! Nih,kebetulan aku bawa bukunya. Dengarkan baik-baik…”Sarah membuka sebuah buku bersampul hijau tua,lalu membacanya.              Global Warming Global Warming berasal dari bahasa inggris yang berarti Pemanasan Global. Global sendiri berarti dunia. Jadi,bisa dikatakan kalau Global Warming berarti Pemanasan Dunia. Lebih tepatnya,Global Warming adalah peristiwa memanasnya bumi.  Kenapa bisa terjadi Global Warming...