Namanya Dmitri Polakov,seorang ilmuwan Ukraina menjadi seorang mualaf karena fisika. Dmitri tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang yang dipimpin oleh seorang ahli fisika, Prof. Nicolai Kosinikov.
Mereka melakukan sebuah penelitian terhadap sebuah sampel untuk memepelajari sebuah teori modern tentang rotasi bumi. Sampel itu berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan dan ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.
Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut, akan menimbulkan gaya magnet dan bola tersebut akan berputar pada porosnya. Fenomena ini dinamakan "Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika".
Daya matahari merupakan kekuatan penggerak yang menimbulkan area magnet yang mendorong bumi untuk berotasi. Lalu, gerakan bumi ini dalam hal cepat lambatnya seiring dengan daya intensitas daya matahari. Atas dasar inilah, maka posisi kutub utara dan selatan bumi bergantung.
Pada tahun-tahun terakhir ini, pergerakan kutub magnet bumi memiliki kecepatan 40km/tahun. Bahkan pada tahun 2001, kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya sejauh 200 km dalam sekali gerak.
Jadi, akan ada suatu saat ketika kutub utara dan selatan bumi bertukar tempat.
Matahari tampak terbit dari arah timur karena rotasi bumi berputar ke arah timur. Jika kutub utara dan selatan bertukar tempat, rotasi bumi akan berubah menjadi ke arah barat dan matahari tampak terbit dari arah barat. Dalam islam, jika matahari terbit dari barat, maka itu berarti terjadinya hari kiamat.
Dmitri juga mengatakan, dalam islam dia bisa taat beragama sambil tetap meneliti, karena ajaran islam erat kaitannya dengan sains.
Komentar
Posting Komentar
Thanks for reading! Waiting for your response